Home » » Cara Membuat Robot Line Follower Analog

Cara Membuat Robot Line Follower Analog


Pada kesempatan ini saya akan berbagi tentang Cara Membuat Robot Line Follower Analog. Rangkaian ini saya dapat dari salah satu mata kuliah di kampus. Pada dasarnya rangkaian Robot Line Follower Analog mempunyai 3 bagian utama:
1. Input (Sensor)
2. Pengolah (Komparator)
3. Output (H-Bridge Transistor)

Apabila digambarkan, berikut adalah gambar diagram blok rangkaian Robot Line Follower Analog:

Blok Diagram Robot Line Follower Analog

Untuk bagian sensor menggunakan Photodioda sebagai sensor cahaya. Sedangkan Komparatornya menggunakan IC Op-Amp LM 324 yang digunakan sebagai pembanding tegangan. Untuk driver motornya menggunakan Hi-Bridge Transistor.


Rangkaian Robot Line Follower Analog

1. Prinsip Kerja Rangkaian Sensor.


Rangkaian Sensor

Sensor yang digunakan adalah Photodioda. Sensor ini bekerjanya kebalikan dari LED, yaitu akan bekerja apabila diberi Reverse bias. Untuk Sumber cahaya yang digunakan adalah LED Superbright, karena memiliki intensitas cahaya yang tinggi. Sehingga cukup untuk suplly Photodioda.
  • Jika Photodioda tidak terkena cahaya maka resistansi dari photodioda akan sangat besar. Sehingga tegangan pada komparator akan menjadi kecil. Oleh Komparator akan dibaca sebagai logika 0.
  • Jika Photodioda terkena cahaya, maka photodioda akan bertindak sebagai sumber tegangan karena resistansinya menjadi kecil. Sehingga tegangan pada komparator menjadi besar. Oleh Komparator akan dibaca berlogika 1.
2. Prinsip Kerja Rangkaian Komparator

Rangkaian Komparator

Rangkaian ini menggunakan komponen utama IC OP-AMP LM324, yang berfungsi sebagai pembanding tegangan antara pulsa High dan Pulsa Low dari input sensor photodioda. Untuk mengatur tegangan pembanding maka diperlukan VR (Variabel Resistor).
  • Jika sensor memberikan logika 0 pada komparator maka pada IC1 akan memiliki tegangan (+) lebih besar dari pada tegangan (-). Sehingga LED 1 akan menyala dan LED 2 akan mati.
  • Jika Sensor memberikan logika 1 pada komparator maka pada IC2 akan memiliki tagangan (+) lebih kecil dari pada tegangan (-). Sehingga LED 2 akan menyala dan LED 1 akan mati.
3. Prinsip Kerja Rangkaian H-Bridge Transistor 



Rangkaian H-Bridge Transistor

Rangkaian ini berfungsi sebagai Driver motor DC. Rangkaian ini tersusun dari 4 buah transistor sebagai komponen utama.
  • Jika input 1 memberikan logika 1 dan input 2 memberikan logika 0, maka ada arus yang mengalir pada rangkaian. Hal ini menyebabkan Transistor 1 dan Transistor 4 akan bekerja karena terjadi bias basis pada rangkaian. Sehingga motor akan berputar.
  • Jika input 2 memberikan logika 1 dan input 1 memberikan logika 0, maka ada arus yang mengalir pada rangkaian. Hal ini menyebakan Transistor 2 dan Transistor 3 akan bekerja karena terjadi bias basis pada rangkaian. Sehingga motor akan berputar berlawanan arah.
  • Titik 1 dan 2 Selalu bekerja berkebalikan.
Catatan:
  • Untuk membuat Robot Line Follower Analog ini diperlukan 2 rangkaian yaitu kiri dan kanan untuk 2 motor.
  • Tegangan yang dibutuhkan adalah 9 Volt DC - 12 Volt DC bersumber dari baterry.
  • Silahkan rancang robot ini sesuai kreatifitas masing-masing.

Semoga Bermanfaat.......!!!!!!!

Penjelasan diatas hanya dasar saja. Dibawah ini adalah video Line Follower analog yang sudah full modifikasi dengan menggunakan relay dan mode strategi untuk lomba, hasil dari
Workshop Electronics 3 in 1:




26 comments:

  1. widihhh kren bgt nicchh bisa di coba nichhh

    thank's gan

    ReplyDelete
  2. dhani ramdhani @ mnggo dicoba gan,,,

    ReplyDelete
  3. Gambar rangkaian di atas tsb baru sebelah ya bang ..?

    ReplyDelete
  4. Pujianto Anto @ iya,,, silahkan buat 2 rangkaian untuk kiri dan kanan,,,

    ReplyDelete
  5. ic nya cukup satu saja ya gan ,...???kalo ada gambar lay out pcb nya bagi dong gan .... kirim ke bang_thape@yahoo.com thanks......

    ReplyDelete
  6. Ada gambar lay out pcb nya ndak gan ,,, ?

    ReplyDelete
  7. Pujianto Anto @ mending buat sendiri gan,,, sambil belajar lebih mantep,,, tx,,,

    ReplyDelete
  8. Bedanya line follower komparaatornya cuma pakai transistor sama pakai ic ...apa gan.... ..????""" Thanks......

    ReplyDelete
  9. Kalo gak pakek IC pembacaan sensor antara sinyal 0 dan sinyal 1 ngambang,,,

    ReplyDelete
  10. Ok ... bang..... tx ... atas bantuannya ,... ni baru ane coba bikin ,... kalo yg cuma pake transistor ane dah bikin ,..... ntar kalo ada problem mohon bantuannya ya bang ..... thanks....a lot....

    ReplyDelete
  11. Gan saya sudah bikin , tapi out put nya ke motor koq kecil banget ya ...?? Saya pake batrrey 9volt ...

    ReplyDelete
  12. Gan...untuk out put ke dinamo dc pada kaki Q1 dan Q2 yang di gabung , kaki e+c , e+e , ato c+c ...???.. tx

    ReplyDelete
  13. Pujianto Anto @ coba pakek bateray yg 12 Volt,,, biar maksimal outputnya,,,

    ReplyDelete
  14. Pujianto Anto @ emittor pada Q1, collector pada Q2,,,

    ReplyDelete
  15. Ok... thanks gan,.. atas bantuannya , udah jadi nih.... saya coba pake adaptor 12 volt ,... tinggal seting sensornya .... asyik nih bisa gedek-gedek....hehehehe..... kalo mo pake batre 9volt harus ngubah ato nambahin rangkaian apa lagi gan ...????

    ReplyDelete
  16. Pujianto Anto @ setting VR nya coba mas,,, kalo mau pakek 9 volt,,,

    ReplyDelete
  17. Kalo mau di pasang 4 psang sensor , di paralel apa seri .. mas...???..

    ReplyDelete
  18. Pujianto Anto @ Di paralel mas,,, krna tegangannya harus sama,,,

    ReplyDelete
  19. Mas minta skema h-bridge nya yg pae ic LM293D... ada mas ..,??.. buat belajar nih... thanks... kalo ada kirim ke. bang_thape@yahoo.com

    ReplyDelete
  20. Pujianto Anto @ blm ada mas,,, blm pernah buat,,,

    ReplyDelete
  21. info bagus broo. lanjutkan!!! (y) ijin Share : www.facebook.com/groups/481600378588943/ ROBOT COMPETITION WITH POLITEKNIK NEGERI MADIUN (PRC) 2013

    ReplyDelete
  22. GAN MAU NANYA NIH,
    SUSAH DAPATKAN DIODA PHOTO D PASARAN. YANG ADA DIMANA YA?

    ReplyDelete
  23. Dede @ banyak gan di pasaran.... di kota malang, surabaya, dan kota2 besar banyak,,,,

    ReplyDelete
  24. Hi Bridge Transistor baik yang menggunakan FCS 9013 maupun TIP 41 adalah sama. Keduanya sdh sy coba, berhasil putar kanan-kiri motornya. tapi kok semua transistor tsb diatas kok panas yg kian meninggi ya. Mengapa? Ada solusi?

    ReplyDelete
    Replies
    1. itulah kelemahan menggunakan Transistor,,,,
      maka dari itu perlu modifikasi menggunakan relay,,,,
      agar antara sistem kendali dan motor terpisah,,,,

      ini menghindari tegangan induksi yangdihasilkan motor yg memuat transistor panas,,,

      Delete

Members

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Edukasi Elektronika - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger